Kabardairi.com – Oknum TNI Koptu AS alias A Simarmata dikabarkan kendalikan peredaran judi togel dan dadu serta Tempat hiburan malam di kabupaten Dairi, Sumatera utara.
Bahkan, peredaran judi togel itu disebut sangat bebas beroperasi hingga ke pelosok desa di kabupaten dairi. Dan hal tersebut sudah berlangsung lama tanpa tersentuh aparat penegak hukum setempat.
Dalam menjalankan bisnis tersebut, Koptu AS disebut tidak bekerja sendirian. Namun ia menggandeng salah seorang berinisial nurdin sebagai pengendali lapangan. Dan nurdin memberdayakan beberapa masyarakat setiap desa sebagai juru tulis nomor tebakan berhadiah uang tunai.

Hal itu dibenarkan oleh salah seorang juru tulis mengaku bermarga simbolon. Ia juga menyebut bahwa semua jurtul( juru tulis-red) yang bernaung dibawah bendera Koptu A Simarmata tidak akan ditangkap aparat penegak hukum karena koptu AS Sudah mendapat dukungan dari pangdam.
“Kami setor ke Tentara marga simarmata, kami berani menulis togel karena dijamin tidak akan ditangkap polisi karena sudah direstui pangdam,” kata simbolon seraya menunjukkan pesan berantai whatsapp yang diterimanya, sabtu(18/7).
Adanya pesan berantai dapat dukungan dari Panglima Kodam Mayjen TNI Hendi Antariksa itu membuat para juru tulis semakin berani dan secara terang-terangan diwarung kopi maupun warung tuak menerima tebakan judi togel tersebut.

Informasi dukungan pangdam itu jugalah diduga membuat polres dairi enggan untuk melakukan tindakan tegas.
Di lokasi terpisah, salah seorang warga yang ditemui di seputaran pasar sidikalang menyebut bahwa praktik judi togel yang dikelola AS itu sudah berlangsung cukup lama. Bahkan AS diperkirakan mampu meraup omset ratusan juta setiap putaran. Dalam 1 hari ada tiga putaran judi tebak angka yaitu Putaran Sidney, Singapura, dan Hongkong malam. Jika diakumulasikan dalam 1 bulan mampu meraup omset hingga miliaran rupiah.
Selain mengelola judi togel, Koptu AS juga dikabarkan mengelola tempat hiburama malam yang diduga menjadi tempat sarang peredaran pil ekstasi di Kabupaten dairi.
“Selain mengendalikan judi togel dan Dadu putar, Simarmata ini juga mengelola Tempat hiburan malam. Dan ditempat hiburan malam itu kami dengar para pengunjung bisa mendapatkan pil ekstasi dan beredar secara terorganisir,” ucap salah seorang mengaku bermarga manurung.
Senada dengan manurung, salah seorang yang meminta namanya dirahasikan dan mengaku pernah terlibat dilingkaran bisnis simarmata itu membenarkan informasi itu. Ia mengatakan bahwa disamping rumah koptu A Simarmata itulah markas menghitung hasil sebelum disetorkan ke Koptu A Simarmata sebagai bigbos.
“Aku bekas anggotanya, jadi aku tahu betul itu, sebelum setor nanti ngumpul di samping rumahnya simarmata itu. Nurdin alias NM lah nanti yang mengkoodinir semua sebelum disetorkannya omset,” tuturnya.
Dia mengaku mundur dari lingkaran gelap itu karena telah menyadari akan rusaknya generasi penerus jika setiap hari disuguhi praktik judi dan narkoba.
“Aku keluar setelah sadar aku punya anak yang sedang beranjak remaja dan dewasa. Sadar akan merusak mental anak anak yang setiap hari melihat praktik perjudian, apalagi sampai mengarah ke narkoba, dan aku lebih tenang bekerja diladang bisa setiap hari makan bersama anak anak,” ujarnya.

Ketika disinggung soal keresahan masyarkat perihal kian maraknya aktivitas praktik judi tersebut. Ia mengaku siap berdiri bersama masyarakat dairi untu mendesak Aparat penegak hukum untuk memberantas.
“Aku sangat setuju dan siap bersama maayarakat mendesak polisi maupun pihak terkait lainnya untuk memberangus habis praktik judi dan narkoba di kabupaten dairi. Bahkan sampai ke Istana negara pun menuntut aku siap ikut. Apalagi ini kan aparat negara yang mengelola, yang konon katanya TNI itu lahir dari masyarakat dan kuat bersama masyarakat. Namun jadi rusak karena ulah satu oknum itu,” ucapnya kesal.
“Sementara upaya konfirmasi masih tetap diusahakan ke Polres dairi tetapi belum berhasil. Sehingga belum diperoleh keterangan resmi dari pihak polres dairi terkait persoalan itu.
Hal serupa, sampai berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari Panglima Kodam I Bukit Barisan Mayjen TNI Hendi Antariksa perihal disebut mendukung Anggotanya menjalankan bisni judi tersebut.
Berita ini akan segera dirubah apabila dari pihak terkait maupun yang disebut namanya dalam berita memberikan klarifikasi secara resmi).

